Daya Tahan Baja Ringan Berapa Lama? Simak Penjelasannya Berikut Ini. Hal ini karena beragam keunggulan yang dimilikinya. Mulai dari bobotnya yang ringan namun mempunyai kekuatan gaya tarik cukup tinggi, tangguh, daktilitasnya tinggi, tahan karat, serta tahan rayap.

Popularitas baja ringan untuk rangka bangunan dalam beberapa tahun belakangan ini dapat dikatakan semakin meningkat. Bahkan mungkin akan segera menggeser kayu sebagai material yang kita tahu sejak dahulu digunakan dalam industri konstruksi.

Karena keunggulannya, baja ringan pun diklaim sebagai material yang kokoh dan tahan hingga hingga bertahun-tahun. Namun, apa benar usia baja ringan memang sesuai seperti yang selalu disebutkan? Berikut ulasannya.

Daya Tahan Baja Ringan Berapa Lama? Simak Penjelasannya Berikut Ini

“Daya tahan baja ringan” mengacu pada kemampuan baja ringan untuk bertahan terhadap berbagai kondisi dan beban selama masa pakainya. Baja ringan adalah jenis baja struktural yang memiliki berat ringan tetapi tetap kuat, sehingga banyak digunakan dalam konstruksi bangunan. Daya tahan baja ringan terhadap beban dan kondisi lingkungan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor:

  1. Korosi: Baja ringan biasanya dilapisi dengan lapisan anti-korosi untuk melindungi dari efek buruk korosi, terutama jika digunakan di lingkungan yang basah atau asam.
  2. Beban Struktural: Baja ringan harus mampu menahan beban struktural seperti beban angin, beban salju, dan beban hidup (beban yang bergerak atau dapat berubah, seperti orang, furnitur, dll.).
  3. Penggunaan Pelatihan: Pemakaian berulang atau beban yang berlebihan dapat mempengaruhi integritas struktural baja ringan. Oleh karena itu, perhitungan dan perencanaan yang cermat diperlukan untuk memastikan bahwa baja ringan dapat menahan beban yang dikenakan padanya selama masa pakai yang diinginkan.
  4. Proses Produksi: Kualitas baja ringan sangat tergantung pada proses produksi dan material yang digunakan. Proses pengelasan dan perlakuan panas yang benar dapat meningkatkan daya tahan baja ringan.
  5. Pemeliharaan Rutin: Pemeliharaan rutin dan pemeriksaan berkala dapat membantu memastikan bahwa baja ringan tetap dalam kondisi yang baik dan dapat mempertahankan daya tahannya.
  6. Faktor Lingkungan: Faktor lingkungan seperti suhu ekstrem, kelembaban tinggi, atau paparan bahan kimia dapat mempengaruhi daya tahan baja ringan. Oleh karena itu, pemilihan material dan perlindungan yang sesuai harus dipertimbangkan.
Baca Juga :   Harga Coil Galvalume per Ton Juni 2024

Penting untuk bekerja sama dengan insinyur struktural atau profesional konstruksi yang berpengalaman untuk memastikan bahwa baja ringan yang digunakan dalam proyek konstruksi memiliki daya tahan yang sesuai dengan persyaratan dan standar keselamatan yang berlaku.

Daya Tahan Baja Ringan Berapa Lama? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Lifetime Baja ringan

hasil-produksi-baja-ringan

Terkait usia material, sering kali dikaitkan dengan istilah lifetime. Lifetime sendiri merupakan umur rencana dari bahan bangunan dengan memikul beban maksimum yang diterima sesuai dengan ketentuan.

Mengingat baja ringan umumnya digunakan sebagai rangka atap, pengukurannya didasarkan pada lifetime bahan pelapis yang membuatnya tahan terhadap korosi.

Dalam hal ini, perkiraan lifetime didapatkan dari penelitian di udara terbuka dengan keterangan sebagai berikut.

  • Wilayah rural atau pegunungan. Di daerah ini, rangka atap baja ringan diklaim mampu bertahan kurang lebih hingga 100 tahun.
  • Mild Marine atau wilayah tepi pantai (0-200 meter dari area pesisir). Material ini dapat bertahan sekitar 28 tahun.
  • Wilayah industrial marine atau daerah tepi pantai dekat industri berat. Material baja ringan ini disebut dapat bertahan hingga 18 tahun.
  • Server marine atau wilayah tepi pantai yang sangat korosif dengan jarak 0-50 meter dari pesisir. Baja ringan disebut hanya mampu bertahan sekitar 2,8 tahun.
Baca Juga :   Perbedaan Kanopi Baja Ringan dan Besi Hollow

Daya Tahan Baja Ringan Berapa Lama? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Apakah Usia Baja Ringan Bisa Diperpanjang?

Wilayah tempat konstruksi baja ringan berdiri memang akan memengaruhi berapa lama material tersebut bertahan. Hal ini bisa terjadi karena pengaruh cuaca atau bahkan kandungan larutan garam (area pesisir) yang dapat mempercepat proses korosi.

Meskipun demikian, kualitas bahan juga memengaruhi ketahanan produk. Seperti Zinium yang telah dipercaya sebagai bahan baja ringan berkualitas, bergaransi, ber-SNI, serta tampak baru lebih lama.

Hal tersebut ditandai dengan adanya tekstur mozaik berupa potongan segitiga tertata acak dengan ukuran bervariasi mulai dari dimensi 0,5 mm hingga 3 mm.

Berdasarkan ulasan di atas, umur baja ringan dapat dipengaruhi oleh kondisi wilayah. Contohnya ketika berada di area pesisir, maka usia material ini hanya bertahan beberapa tahun saja.

Baca Juga :   Apa Itu Rumah Modular Baja Ringan? Solusi Hunian Ramah Lingkungan Terbaru 2024

Salah satu cara untuk membuat suatu produk lebih tahan lama, maka pilih material yang berkualitas. Seperti dengan mempertimbangkan baja ringan berbahan dan bertanda Zinium yang teruji awet, bergaransi, dan ber-SNI.