Keunggulan Atap Baja Ringan. Apakah Anda sedang atau ingin membangun rumah? Tentunya dalam membangun rumah diperlukan sebuah atap sebagai pelindung sekaligus jadi bagian desain eksterior rumah. Dewasa ini, atap tidak lagi menjadi material yang bergantung pada rangka kayu atau baja konvensional saja. Melainkan terdapat material yang lebih praktis dan tahan lama yaitu atap baja ringan.

Keunggulan Atap Baja Ringan

Atap baja ringan memang sedang banyak diperbincangkan karena keunggulannya. Rumah berfungsi sebagai tempat kita berlindung dan beristirahat. Itu lah mengapa memilih bahan-bahan dalam membangun rumah tidaklah mudah.

Kita harus dapat memastikan apakah semua bahan aman dan kuat bukan hanya untuk melindungi kita, tetapi juga ketahanan seiring berjalannya waktu. Salah satu penemuan terbaru di bidang pembangunan rumah adalah atap baja ringan.

Bahan ini disebut-sebut dapat mengalahkan keunggulan atap kayu dan atap baja konvensional karena walaupun ringan, atap baja ringan sangatlah kuat.

Atap baja ringan menjadi salah satu material yang penting dalam konstruksi rumah. Meski begitu, Anda perlu tahu harga atap baja ringan serta cara menghitung biaya pasangnya. Penggunaan material baja ringan memiliki beragam keunggulan sehingga dapat menjadi rekomendasi untuk membangun atap rumah.

Lalu, apa saja ya keunggulan dari atap baja ringan? Dan bagaimana cara menghitung biaya pasang atap baja ringan?

Keunggulan Atap Baja Ringan

Baja ringan kerap kali digunakan untuk membangun berbagai spesifikasi konstruksi bangunan seperti pagar, pintu garasi, kanopi, talang air dan yang paling sering digunakan untuk rangka atap.

Atap baja ringan yang dewasa ini banyak dipasang pada banyak rumah di Indonesia telah terbukti memiliki berbagai keunggulan dibandingkan atap kayu.

Bahkan ketahanan atap baja ringan sudah tidak perlu diragukan lagi karena bisa menopang beban berat. Lalu, apa saja ya keunggulan lainnya?

Simak 5 keunggulan atap baja ringan di bawah ini, ya!

1. Mudah Dipasang

Keunggulan pertama dari atap baja ringan adalah memiliki struktur yang mudah dipasang bahkan sendiri. Sehingga, Anda dapat menghemat biaya perawatan tukang.

Seperti namanya, berat atap baja ringan hanya ± 9 kg / m2. Sifatnya yang ringan memudahkan kita untuk memasang rangka atap, sehingga dapat menghemat biaya penyewaan tukang dan menghemat waktu. Rangka atap baja juga memiliki sistem sambungan yang mudah.

Kamu bisa menyambungnya dengan baut besi, sekrup, keling, ataupun dengan cara las.

2. Bahannya Ringan

Keunggulan selanjutnya adalah atap baja ringan memiliki bahan yang ringan. Sesuai dengan namanya, atap baja ringan memiliki berat kurang lebih 9kg/m² saja.

Rangka atap baja ringan memiliki sistem sambungan yang mudah dan dapat menyambungnya dengan baut besi, sekrup hingga keling.

3. Kuat dan Tahan Lama

Meski memiliki bahan yang ringan, atap baja ringan tetap memiliki jenis bahan yang kuat bahkan tahan lama. Atap ini dapat tahan lama, antirayap dan antilapuk. Atap baja ringan pun dapat menghadapi berbagai cuaca ekstrem dan antikarat sehingga menjadi material yang awet.

Selain itu atap baja ringan memiliki tegangan tarik tinggi sehingga lebih lentur dari jenis atap lainnya.Atap baja ringan memiliki tegangan tarik hingga 550 Mpa, lebih besar dibandingkan atap baja konvensional lainnya.

Walaupun ringan, atap baja jenis terbaru ini sangat kuat, lho! Materialnya tidak akan berkarat dan tahan menghadapi cuaca ekstrem, sehingga bisa melindungi rumahmu dengan maksimal.

Kualitas bahannya sudah disempurnakan hingga tahan lebih lama dibandingkan dengan atap kayu yang mudah keropos dan atap baja konvensional yang mudah mengarat.

Walaupun terlihat ringan dan lebih tipis dari baja biasa, materialnya tidak mudah memuai dan menyusut.

4. Dapat Didaur Ulang

Dengan menggunakan atap baja ringan, Anda dapat melestarikan lingkungan karena secara tidak langsung menghentikan penggunaan kayu sebagai rangka atap. Sisa atap baja ringan yang sudah terpakai bisa digunakan lagi untuk membangun konstruksi rumah. Anda bisa membongkar material atap baja ringan dengan cara dilelehkan untuk membuat pondasi rumah.

Sisa atap baja ringan yang sudah terpakai bisa digunakan lagi untuk bagian lain konstruksi rumahmu karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Kamu juga bisa membongkar materialnya dengan cara dilelehkan dan dibentuk menjadi salah satu bahan bangunan atau bahkan fondasi rumah.

Menggunakan atap baja ringan juga mendukung program pemerintah dalam menghemat penggunaan kayu di negeri kita. Dengan menghemat kayu, kita dapat menghentikan penebangan pohon dan membantu melestarikan hutan dan lingkungan di sekitar kita.

5. Tidak Mudah Terbakar

Keunggulan selanjutnya yang bisa menjadi objektif Anda dalam memilih atap baja ringan adalah sifatnya yang tidak mudah tersulut api atau terbakar. Hal tersebut dikarenakan baja yang digunakan adalah baja dengan proteksi atau coating tahan karat sehingga tidak mudah terbakar.

6. Mudah Dibentuk dan Disambung

Setiap orang pasti memiliki rumah impian tersendiri, tapi terkadang susah dikabulkan karena desainnya yang cukup rumit. Atap baja ringan bisa menjadi solusinya.

Baja ringan dapat dengan mudah dipotong dan dibentuk mengikuti bentuk rangka atap yang kita inginkan. Setelah terpasang, atap baja ringan bisa disambungkan dengan jenis atap lainnya menggunakan material penghubung baja.

Read previous post:
cara-menghitung-biaya-dan-memasang-rangka-atap-baja-ringan-brB-thumb
Cara Pasang Atap Baja Ringan Agar Bebas Masalah Menurut Ahli Konstruksi

Close