Harga Atap Spandek Per Lembar Kota Makassar Sulawesi Selatan. Kota Makassar (Lontara Makassar: transliterasi: Kota Mangkasara’), sebelumnya bernama Ujung Pandang (nama benteng suku makassar), adalah ibu kota provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

Sebelumnya, kota yang sejak 1971 hingga 1999 dikenal secara resmi sebagai Ujung Pandang ini merupakan kota terbesar di wilayah Indonesia Timur dan pusat kota terbesar ketujuh di Indonesia dari jumlah penduduk setelah Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, dan Palembang. Kota ini terletak di pesisir barat daya pulau Sulawesi, menghadap Selat Makassar. Sebagian besar penduduk yang mendiami kota ini adalah suku Makassar atau Tu MANGKASARAK (paling dominan) dan pendatang dari orang-orang Bugis, Jawa, Mandar, Toraja, Sunda, Tionghoa dan lain-lain.

Menurut Bappenas, Makassar adalah salah satu dari empat pusat pertumbuhan utama di Indonesia, bersama dengan Medan, Jakarta, dan Surabaya. Dengan memiliki wilayah seluas 175,77 km² dan jumlah penduduk lebih dari 1,4 juta jiwa, kota ini berada di urutan ketujuh kota terbesar di Indonesia dari jumlah penduduk setelah Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, dan Palembang.[butuh rujukan][13][14] Makanan khas Makassar yang umum dijumpai di pelosok kota adalah Coto Makassar, Roti Maros, Jalangkote, Bassang, Kue Tori, Pallu butung, Pisang Ijo, Sop Saudara dan Sop Konro.

Harga Atap Spandek Per Lembar Kota Makassar Sulawesi Selatan

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kamu mengetahui seluk-beluk material spandek. Atap spandek adalah atap bangunan yang terbuat dari bahan material campuran 55% aluminium, 43% seng, dan silikon yang membuatnya kuat dan fleksibel.

Sebuah hunian, tidak akan lengkap tanpa adanya atap. Terdapat banyak macam atap yang digunakan untuk hunian. Atap spandek menjadi salah satu atap yang banyak diminati karena ketahanannya yang bagus. Kalau kamu tertarik menggunakan material ini, kamu wajib tahu beragam ukuran spandek karena hal itu akan memengaruhi efektivitas berdasarkan penggunaannya.

Mengenal Atap Spandek

Atap spandek adalah jenis atap rumah dengan material campuran 43% seng, 55% aluminium, dan campuran silikon agar lebih fleksibel dan kuat. Ketiga material tersebut membuat jenis atap spandek lebih ringan, kokoh, fleksibel sehingga mudah disesuaikan dengan bentuk rumah Anda.

Jenis atap ini banyak digunakan pada rumah minimalis karena desainnya yang bervariasi dan harganya yang cukup terjangkau. Atap spandek memiliki beberapa ukuran panjang dan lebar. Umumnya atap spandek memiliki lebar 78 cm hingga 1 m, sedangkan panjang mencapai 6 m. Beberapa toko material menyediakan ukuran atap spandek secara spesifik atau Anda bisa custom sesuai dengan kebutuhan.

Jenis-Jenis Atap Spandek

Salah satu kelebihan atap spandek adalah jenisnya yang beragam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera Anda. Berikut ini jenis-jenis atap spandek.

1. Atap spandek zincalume

Tidak hanya digunakan untuk atap rumah, material spandek zincalume juga kerap digunakan untuk atap kanopi. Spandek jenis ini memiliki dua pilihan pola, gelombang besar dan gelombang kecil. Zincalume merupakan salah satu produk baja terberat yang tahan terhadap korosi dan goresan sehingga tak mudah rusak.

2. Atap spandek pasir

Jenis atas spandek kedua adalah spandek pasir yang kerap digunakan pada perumahan berdesain minimalis dan dipadukan dengan struktur atap baja ringan. Dibandingkan dengan bahan sebelumnya, atap spandek pasir memiliki bobot yang ringan dan memiliki kemampuan meredam suara yang lebih baik.

3. Atap spandek transparan

Jenis atap ini cocok untuk area yang membutuhkan cahaya matahari lebih, seperti tempat laundry di rumah. Atap spandek transparan terbuat dari material plastik dengan harga yang lebih murah dan lebih ringan dipasang.

Baca Juga :  Harga Talang Galvalum Terbaru April 2026

4. Spandek laminasi

Tipe atap spandek ini terbuat dari aluminium dan dilengkapi dengan lapisan foil. Dibandingkan yang lainnya, spandek laminasi lebih kuat akan benturan.

5. Spandek lengkung

Sesuai dengan namanya, jenis atap spandek ini dapat diaplikasikan pada bangunan yang melengkung. Bentuk lengkungan dapat disesuaikan dengan bentuk rumah.

6. Atap spandek warna

Atap spandek warna bisa menjadi pilihan jika Anda tak begitu menyukai atap polos. Terbuat dari material zincalume, atap spandek warna memiliki pelapis dengan banyak pilihan warna, seperti kuning, merah, atau biru. Proses modifikasi warna ini dilakukan dengan cara coating sehingga warnanya tak mudah pudar sehingga harganya lebih mahal daripada tipe biasa.

7. Atap spandek kliplok

Jenis atap spandek lainnya adalah kliplok yang memiliki teknologi pengunci dan pengikat di atapnya. Teknologi ini memudahkan Anda untuk proses pemasangan dan lebih tahan terhadap bocor.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Spandek

Selain memiliki beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, atap spandek memiliki spesifikasi dengan kelebihan dan kekurangannya yang perlu disimak sebelum digunakan untuk kebutuhan rumah Anda.

Kelebihan atap spandek 

  • Proses pemasangan atap spandek terbilang mudah. Hal ini dikarenakan bentuknya simpel dan tidak rumit sehingga tak membutuhkan keahlian khusus.
  • Atap spandek memiliki bentuk bergelombang yang membuatnya lebih tahan terhadap terpaan angin.
  • Tersedia banyak pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan konsep rumah.
  • Meskipun ketebalannya hanya sekitar 0,3 mm hingga 0,5 mm, atap spandek tidak mudah pecah karena terbuat dari bahan berkualitas.
  • Memiliki daya serap sinar matahari tinggi sehingga mampu menjaga udara di dalam rumah tetap sejuk. Hal ini membuat atap spandek cocok untuk rumah di daerah tropis.
  • Atap spandek lebih ramah lingkungan karena mudah didaur ulang.

Kekurangan atap spandek

  • Menimbulkan suara yang cukup berisik saat hujan deras sehingga cukup mengganggu saat Anda berada di rumah. Namun, Anda bisa menggunakan teknik insulasi agar suara hujan tidak mengganggu.
  • Finishing yang menggunakan cat membuat warna atap spandek lebih cepat pudar, apalagi terpapar langsung dengan matahari dan air hujan. Dibutuhkan perawatan rutin untuk menjaga warna atap tetap bagus.
  • Sekali bolong atau rusak, atap spandek tidak bisa diperbaiki. Anda perlu menggantinya dengan yang baru.

Harga Atap Spandek Per Lembar Kota Makassar Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan sudah mempunyai kawasan industri yang berdiri sejak akhir tahun 1980-an, yaitu Kawasan Industri Makasar (KIMA) dengan luas 332 Ha. Pemerintah menargetkan perluasan Kawasan Industri Makassar (KIMA) karena banyak diminati investor, mengingat potensinya sebagai pintu gerbang ekonomi di Indonesia bagian timur. Kawasan peruntukan industri meliputi: kawasan peruntukan industri besar yang terdapat di Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Tamalanrea, kawasan peruntukan industri sedang, kawasan peruntukan industri kecil yang terdapat di Kecamatan Ujung Pandang.

Dengan potensi industri olahan makanan dan minuman (500 industri), industri pakaian jadi,konveksi, penjahitan,sulaman, border (209 industri), industri kerajinan kulit (8 industri), industri kayu, kerajinan bambu & rotan (23 industri), Industri Percetakan undangan, brosur, spanduk, sablon (146 industri), Industri obat-obatan, herbal, kosmetik (114 industri), Industri barang dari karet, plastic (15 industri), Industri barang dari semen, kapur, gips, asbes (19 industri), Industri peralatan listrik, perlengkapan komputer, barang dari aluminium (105 industri), Industri mesin-mesin peralatan dan perlengkapan (63 industri), Industri furnitur lemari, sofa, kursi, interior (63 industri), Industri Pengolahan Lainnya, Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan (163 industri), pengolahan tembakau (1 industri), Industri produk dari hasil kilang minyak bumi, pengolahan pelumas bekas (3 industri), Industri besi baja, pembuatan logam dasar pengecoran logam (7 industri) dan Industri pembuatan kapal dan perahu, sepeda (24 industri).

Baca Juga :  Harga Baja Ringan 0.75 per Batang April 2026

Industri Kota Makassar Sulawesi Selatan

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku Kota Makassar pada 2023 tercatat sebesar Rp226.902,80 miliar, naik dari Rp208.935,79 miliar pada 2022 dan Rp190.318,07 miliar pada 2021, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31 persen dan PDRB per kapita Rp155,95 juta. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Makassar berada di atas 9 persen, dengan puncak 10,83 persen pada 2008. Pada triwulan II 2019, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri mencapai Rp601,1 miliar dan Penanaman Modal Asing Rp1 triliun. Lima sektor utama penyerapan investasi terdiri dari pertambangan sebesar Rp484,3 miliar, industri mineral non logam sebesar Rp377,1 miliar, jasa lainnya sebesar Rp169,2 miliar, listrik gas dan air sebesar Rp164,7 miliar, dan industri makanan sebesar Rp100,7 miliar.

Pada 2023, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menyumbang 20,03 persen terhadap struktur PDRB, diikuti industri pengolahan sebesar 18,83 persen dan konstruksi sebesar 18,20 persen. Nilai tambah sektor perdagangan sebesar Rp45.443,61 miliar, industri pengolahan Rp42.720,21 miliar, dan konstruksi Rp41.301,43 miliar. Nilai tambah sektor transportasi dan pergudangan naik dari Rp5.480,41 miliar pada 2022 menjadi Rp6.565,49 miliar pada 2023, penyediaan akomodasi dan makan minum naik dari Rp4.233,26 miliar menjadi Rp4.863,29 miliar, dan jasa keuangan dan asuransi naik dari Rp11.514,82 miliar menjadi Rp12.331,65 miliar.[27]

Jumlah perusahaan industri kecil dan menengah mencapai 14.904 unit, menyerap 48.817 tenaga kerja dengan nilai produksi Rp3.783.498 juta. Industri makanan dan minuman menyumbang 74,27 persen terhadap nilai tambah sektor industri. Industri makanan dan minuman bertambah dari 2.218 perusahaan pada 2022 menjadi 7.391 perusahaan pada 2023. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 12,44 persen, sektor transportasi dan perdagangan tumbuh 10,59 persen, dan jasa lainnya tumbuh 10,48 persen. Jumlah perusahaan konstruksi mencapai 3.693 unit dengan 1.272 skala kecil, 493 menengah, dan 62 besar. Total simpanan masyarakat di perbankan sebesar Rp70.763.842 juta, terdiri dari tabungan Rp35.511.768 juta, deposito Rp24.323.110 juta, dan giro Rp10.928.964 juta.

Jumlah koperasi aktif sebanyak 1.976 unit dengan sebaran tertinggi di Kecamatan Rappocini. Inflasi tahunan Kota Makassar sebesar 2,89 persen, tertinggi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,74 persen. Pengeluaran per kapita meningkat dari Rp1.678.574 pada 2022 menjadi Rp1.735.127 pada 2023, dengan alokasi pengeluaran non makanan sebesar 58,38 persen dan makanan sebesar 41,62 persen. Produk ekonomi lokal seperti PT Cepat dan Bersih Indonesia (QnC Laundry), Minyak Tawon, Bugis Waterpark, dan Jamesons Hardware Supermarket berasal dari Kota Makassar dan telah mencapai pasar nasional maupun internasional.

Peluang Bisnis Baja Ringan di Kota Makassar Sulawesi Selatan

Pada jaman sekarang, bisnis properti memang begitu menggiurkan dan banyak diminati masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut rupanya banyak bisnis yang berhubungan dengan properti juga ikut meningkat popularitasnya. Sebut saja salah satunya adalah bisnis baja ringan. Di Indonesia, bisnis ini tergolong cepat tumbuh dan berkembang, hal ini bisa dilihat dari banyaknya distributor baja ringan yang bermunculan. Selain itu Anda tentu banyak menemukan merk-merk baja ringan di pasaran yang memiliki jumlah peminat yang tidak sedikit.

Baca Juga :  Harga Hollow Baja Ringan Terbaru Mei 2026

Banyak hal yang mendorong baja ringan banyak dicari terutama sebagai rangka atap pengganti kayu. Hal pertama disebabkan karena kayu berkualitas mulai langka, kemudian baja ringan yang bersifat anti rayap serta anti karat menjadikannya lebih tahan lama. Apalagi baja ringan memiliki berat yang ringan sehingga para tukang lebih mudah dan cepat dalam pengerjaannya. Hal inilah yang menjadikan permintaa baja ringan dalam pembangunan konstruksi semakin meningkat.

Faktor utama yang membuat banyak orang beralih menggunakan atap baja ringan adalah lantaran rangka ini lebih awet ketimbang rangka kayu. Rangka baja lebih tahan terhadap perubahan cuaca juga tidak kalah oleh Makassar Sulawesi Selatanan rayap. Tambah lagi, rangka baja ini timbangannya justru ringan.

Bahkan, harga rangka baja saat ini terhitung justru lebih murah ketimbang harga rangka kayu. Produk-produk yang terkait dengan kebutuhan konstruksi rangka atap baja ringan seperti : Bondek, Spandek, Reng, Hollow, Genteng Metal serta Nok Pasir tentunya sangat membantu dalam pembuatan bangunan yang diinginkan.

Peluang bisnis baja ringan tentu saja jadi semakin besar. Hampir disetiap pelosok negeri tersedia distributor baja ringan. Dengan pasar yang semakin luas dan keuntungan yang besar, banyak orang tertarik untuk terjun ke dalam bisnis ini. Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan jika Anda juga tertarik untuk mencicipi nikmatnya keuntungan bisnis baja ringan? Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai usaha baja ringan.

Harga Atap Spandek Per Lembar Kota Makassar Sulawesi Selatan

Jenis atap spandek yang cukup beragam membuat harga atap spandek berbeda-beda tergantung spesifikasi yang dipilih. Berikut ini daftar harga atap spandek per meter terbaru di 2024 yang dikumpulkan dari berbagai marketplace sebagai referensi Anda.

Jenis atap spandekLebar spandekHarga atap spandek per meter
Atap spandek tebal 0.25 mm75 cmMulai Rp33.000
Atap spandek tebal 0.30 mm1 mMulai Rp42.000
Atap spandek tebal 0.35 mm1 mMulai Rp55.000
Atap spandek tebal 0.50 mm1 mMulai Rp100.000
Atap spandek warna 0.30 mm75 cmMulai Rp48.500
Atap spandek warna 0.40 mm75 cmMulai Rp52.500
Atap spandek warna 0.50 mm1050 mmMulai Rp100.000
Atap spandek zincalume 0.25 mm1 mMulai Rp51.000
Atap spandek zincalume 0.35 mm1 mMulai Rp70.000
Atap spandek zincalume 0.40 mm1 mMulai Rp87.000
Atap Spandek Pasir 0.35mm1 mMulai Rp91.000
Atap Spandek Pasir 0.40mm1 mMulai Rp 101.00
Atap Spandek Pasir 0.45mm1 mMulai Rp 111.000

Perlu diketahui jika harga atap spandek di atas bergantung pada daerah dan belum termasuk jasa pemasangan oleh tukang. Untuk mengetahui jumlah lembar atap spandek yang dibutuhkan, Anda perlu menghitung luas dan koefisien atap terlebih dahulu.

Anda Ingin Usaha Produk Baja Ringan?

Kami PT. Hanlex Asia Semesta berfokus pada penjualan Coil Galvalume, Coil Galvanize dan juga Coil PPGL yang merupakan bahan baku untuk baja ringan yaitu Canal, Reng, spandek, Plat genteng dan juga Hollow. Produk yang kami jual adalah produk local dan juga import yang berkualitas dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia.

PT. Hanlex Asia Semesta adalah perusahaan trading & supplier berpengalaman untuk pasar domestik Indonesia, yang saat ini fokus pada produk besi baja berupa coil sebagai bahan baku rangka atap dan bangunan pada konstruksi properti di Indonesia.

Kami menjaga dan menumbuhkan kerjasama bisnis dengan customer yang ada serta terus menjalin hubungan kerjasama dengan customer baru di industri besi baja secara nasional.

Kami terus mengembangkan kerjasama bisnis bidang besi baja di industri konstruksi properti nasional dengan kualitas produk sesuai standar nasional dan peningkatan pelayanan kerjasama yang berkesinambungan dengan pertumbuhan serta kemajuan properti nasional Indonesia.

Phone / WA / SMS :

Agung : +6287824591024
Frenddy : +6285262899524
Alex : +628118200309
Hendry Zaputra : +6285216011122

Semoga bermanfaat 🙂