Istilah Kode Pada Coil Galvalume. Ada istilah-istilah penting yang harus dipahami oleh konsumen sebelum membeli coil galvalume. Istilah-istilah ini biasanya terdapat pada label di kemasan luar coil galvalume. Istilah-istilah itu akan kita bahas di artikel berikut ini.

Ada istilah-istilah penting yang harus dipahami oleh konsumen sebelum membeli coil galvalume. Istilah-istilah ini biasanya terdapat pada label di kemasan luar coil galvalume. Istilah-istilah itu adalah : A = Sertifikat Produk Letaknya di kolom kiri dari label produk coil galvalume. Barang yang masuk ke Indonesia harus sudah mempunyai sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia).

Istilah Kode Pada Coil Galvalume

A = Sertifikat Produk

Letaknya di kolom kiri dari label produk coil galvalume. Barang yang masuk ke Indonesia harus sudah mempunyai sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia).

SNI 4096 – 2007 = ini artinya kode sertifikasi SNI untuk produk baja lembaran dan gulungan lapis paduan aluminium – seng (Bj L AS) adalah merupakan revisi dari SNI 07-4096-1996 ( Baja lembaran dan gulungan lapis lakur (paduan) aluminium – seng.

NPB 107-131-161647 = ini artinya Nomor Pokok Barang. Setiap barang impor yang telah diberlakukan SNI yang akan memasuki daerah pabean wajib dilengkapi dengan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) yang diterbitkan  oleh Direktorat Pengembangan Mutu Barang (Dit. PMB) Kementerian Perdagangan .

LSPr-015-IDN = ini artinya nama instansi pensertifikat produk, Lembaga Sertifikasi Produk, dalam hal ini adalah Baristand Indag Medan, sedangkan angka 015 adalah kategori produk dan IDN artinya negara Indonesia.

B = Nama Produsen Coil Galvalume

Biasanya nama produsen terdapat di kolom atas dari label produk coil galvalume. Di kolom berikutnya biasanya tertera alamat dan nomer telepon produsen tersebut.

Contoh : HOASEN GROUP (ini adalah nama dari produsen coil galvalume tersebut, yaitu Hoasen Group  yang beralamatkan di negara Vietnam).

Baca Juga :   Kenapa Baja Ringan Anti Karat tapi Berkarat?

 C = Nama Produk

Adalah nama produk coil galvalume, biasanya dalam Bahasa inggris.

Contoh : Prime Hot Dip Aluminium Zinc Alloy Coated Steel Sheet In Strip Coils.

D = Net Weights / Berat Bersih (Ton)

Adalah berat bersih produk coil galvalume tanpa ditambah berat packing / kemasan. Biasanya dalam satuan ton.

E = Gross Weight / Berat Kotor (Ton)

Adalah berat kotor produk coil galvalume termasuk berat kemasannya.

F = Dimension / Dimensi (mm)

Adalah ukuran/dimensi dari produk coil galvalume. Biasanya dalam satuan milimeter (mm).

Contoh : 0.55 x 151,8 x 8

0.55 adalah ketebalan produk coil galvalume, yaitu 0.55 mm.

151,8 adalah lebar produk coil galvalume, yaitu 151,8 mm.

G = Specification/ Spesifikasi

Adalah spesifikasi dari produk coil galvalume.

Contoh : BJ L ASG550 (L – Al- Zn )

Bj L AS = Baja Lapis Aluminium Seng (Coil Galvalume)

G550 = tegangan Tarik dari coil galvalume.  G550 berarti baja memiliki kuat tarik 550 Mpa.

L-Al-Zn = Lapis Aluminium Zinc/Seng.

H = Date Of Production / Tanggal Produksi

Adalah tanggal produksi coil galvalume.

Contoh : 26/12/2018 (artinya diproduksi tanggal 26 Desember 2018).

I = Symbol /Simbol

Adalah simbol dari produk coil galvalum.

AS70 = adalah ketebalan lapisan coating dari coil galvalume. Coating mempunyai beberapa kategori ketebalan, dalam label perdagangan baja ringan dikodekan dengan AZ / AS, diantaranya : AZ70, AZ100, AZ150 dan AZ200. Arti kode itu adalah ketebalan coating dengan satuan gram / m². AZ70 atau AS70  mengartikan, untuk melapisi satu meter persegi baja ringan digunakan 70 gram bahan coating.

J = Inspector / Penginspeksi

Adalah nama orang yang memeriksa kualitas produk coil galvalume. Istilahnya QC (Quality Control).

Contoh : Mr Son.

K = Coil No. / Nomer Coil

Adalah Nomer produksi produk coil galvalume. Biasanya memuat data waktu dan urutan produksi.

Contoh : 00579918120114500.

L = Made in / Diproduksi Oleh

Adalah memuat asal negara pemroduksi produk coil galvalume tersebut.

Baca Juga :   Video Cara Pasang Kanopi Baja Ringan Tanpa Reng

Contoh : Made In Vietnam (diproduksi di negara Vietnam).

M = Kolom Barcode/ Kode Batang

Adalah kolom yang memuat logo barcode produk coil galvalume tersebut. Bila logo di scan, akan keluar semua data lengkap produknya.

Istilah Kode Pada Coil Galvalume

Kode Penting Yang Harus Dipahami Pada Produk Coil Galvalume

Langkah awal sebelum membeli bahan baku baja ringan (Coil Galvalume) adalah memahami kode produksi dari coil galvalume. Seperti gambar dibawah ini, berikut pengertiannya : A = Bmt, Adalah singkatan dari Base Metal Thickness, adalah ketebalan dasar baja sebelum dilapisi unsur Aluminium, Resin dan Warna. Selain BMT kita juga mengenal TCT (Total Coating Thickness), yaitu ketebalan.

Langkah awal sebelum membeli bahan baku baja ringan (Coil Galvalume) adalah memahami kode produksi dari coil galvalume. Seperti gambar dibawah ini, berikut pengertiannya :

Bmt 0.55 x 151.8 G550 AZ70

Kode Pada Produk Coil Galvalume

  1. A = Bmt, Adalah singkatan dari Base Metal Thickness, adalah ketebalan dasar baja sebelum dilapisi unsur Aluminium, Resin dan Warna. Selain BMT kita juga mengenal TCT (Total Coating Thickness), yaitu ketebalan baja setelah di beri lapisan Coating (biasanya bertambah 0.02 – 0.03 mm) dari BMT, sehingga ketika di sigmat tebal 0.55 BMT akan menghasilkan 0.57 – 0.58 mm. Selain itu ada juga istilah TCC (Total Coating Colour), yaitu ketebalan baja setelah di beri lapisan coating dan warna (biasanya bertambah 0.01 – 0.02 mm) dari TCT, sehingga ketika di sigmat tebal 0.55 BMT akan menghasilkan 0.58 – 0.59 mm.
  2. B= 0,55, adalah ketebalan dari coil galvalume, dinyatakan dalam satuan mm (milimeter). Jadi 0,55 artinya ketebalan coil galvalume adalah sebesar 0,55 mm. Ketebalan ini bervariasi, mulai dari yang paling rendah (biasanya 0.17) sampai dengan yang tinggi (biasanya 1.00). Ketebalan dari coil galvalume akan menentukan hasil produk akhir dari baja ringan.
  3. C=151.8, adalah lebar dari slittingan coil galvalume, dinyatakan dalam satuan mm. Lebar coil galvalume menentukan hasil dari baja ringan. Untuk produksi baja ringan jenis CNP tentunya akan berbeda dengan jenis Reng Omega, dan juga berbeda pula untuk jenis Hollow. Ada baiknya mengecek jenis profil mesin produksi sebelum mengorder coil galvalume.
  4. D=G550, adalah tegangan Tarik dari coil galvalume. G550 berarti baja memiliki kuat tarik 550 Mpa. Baja ringan adalah Baja High Tensile G.550 (minimum Yeild Strength 5500 kg/m2), Modulus Elastis 200.000 Mpa, Modulus Geser 80.000 Mpa, Titik Leleh 550 Mpa, Berat Jenis 7400 Kg/m3 dengan standar ASTM A792, JIS G3302, SGC 570. Selain grade 550, beredar juga grade G300 atau G330, perbedaan ini hanya bisa diketahui dengan pengujian material di laboratorium. Produsen Baja Ringan yang baik, akan menunjukan Hasil Uji Tarik yang dikeluarkan oleh laboratorium yang bersertifikat resmi.
  5. E=AZ70, adalah ketebalan lapisan coating dari coil galvalume. Coating mempunyai beberapa kategori ketebalan, dalam label perdagangan baja ringan dikodekan dengan AZ / AS, diantaranya : AZ70, AZ100, AZ150 dan AZ200. Arti kode itu adalah ketebalan coating dengan satuan gram / m². AZ70 mengartikan, untuk melapisi satu meter persegi baja ringan digunakan 70 gram bahan coating, dan seterusnya. Kesimpulannya, semakin besar nilai di belakang AZ/AS maka semakin tebal lapisan ant korosinya, dan tentu saja semakin baik kualitasnya.
Baca Juga :   Tips Memasang Kanopi Baja Ringan