Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus. Baja ringan atap adalah bahan konstruksi yang terbuat dari campuran antara besi dan baja yang dihasilkan melalui proses cold forming. Baja ringan atap memiliki beberapa kelebihan, antara lain ringan, mudah dipasang, tahan terhadap korosi, dan tahan terhadap gempa bumi.


Dulu, material kayu untuk membangun atap rumah paling banyak digunakan. Namun, setelah ada rangka atap baja ringan, material atap rumah mulai banyak beralih menggunakan baja ringan.

Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus

Rangka atap baja ringan cenderung lebih lebih mahal dibandingkan dengan rangka atap kayu. Selain itu, harga atap ini juga lebih tinggi daripada atap genteng. Jika dilihat, harganya sebanding dengan kualitasnya.

Ketika membangun atau merenovasi rumah, Anda mungkin memiliki banyak ide. Ada juga begitu banyak kriteria dan keinginan untuk dipenuhi, contohnya ingin menggunakan atap baja. Untuk merenovasi rumah dengan hasil maksimal dan mempermudah Anda dalam menghemat biaya yang harus dikeluarkan, berikut ini kisaran harga baja terbaru.

Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus

Cara Menghitung Baja Ringan Atap

1. Menghitung Luas Atap

Untuk menghitung kebutuhan baja ringan atap, yang pertama harus dilakukan adalah menghitung luas atap. Caranya dengan mengalikan panjang dan lebar atap. Contohnya, jika ukuran atap adalah 10 meter x 5 meter = 50 meter persegi.

Baca Juga :  Coil PPGL Kota Semarang

2. Menghitung Jumlah Reng

Jumlah reng yang dibutuhkan bergantung pada ukuran atap dan spasi antara masing-masing reng. Namun, secara umum, reng dipasang dengan jarak antara 60-80 cm. Sehingga, jika menggunakan jarak 60 cm, jumlah reng yang dibutuhkan adalah:

Ukuran Atap Jumlah Reng
10 m x 5 m 9 reng
12 m x 6 m 12 reng
15 m x 8 m 20 reng

3. Menghitung Panjang Baja Ringan

Setelah mengetahui jumlah reng, selanjutnya adalah menghitung panjang baja ringan yang dibutuhkan. Panjang baja ringan dihitung dengan mengalikan panjang atap dengan jumlah reng. Contohnya, jika jumlah reng yang dibutuhkan untuk atap sepanjang 10 meter adalah 9 buah, maka panjang baja ringan yang dibutuhkan adalah 90 meter.

Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus

4. Menghitung Jumlah Baja Ringan

Setelah mengetahui panjang baja ringan yang dibutuhkan, selanjutnya adalah menghitung jumlah baja ringan. Jumlah baja ringan dapat dihitung dengan memperhatikan lebar baja ringan. Pada umumnya, lebar baja ringan atap adalah 90 cm. Sehingga, jika panjangnya 90 meter, maka jumlah baja ringan yang dibutuhkan adalah:

Panjang Baja Ringan Jumlah Baja Ringan
30 m 3 buah
60 m 7 buah
90 m 10 buah

Konsep Atap

Penentuan sketsa atau konsep atap rumah perlu dilakukan sebelum mulai menghitung kebutuhan hingga biaya yang akan dikeluarkan. Begitu pula dengan penghitungan luas atap rumah.

Baca Juga :  Harga Coil Baja Ringan Mei 2024, Update Terbaru

Sebagai contoh, ukuran rumah adalah 9 x 12 m. Dimana setiap atap memiliki overstek sebesar 0,5m pada sisi kanan, kiri, depan, serta belakang. Sementara sudut kemiringan atap senilai 30 derajat.

Maka rumus luas atap rumah (LAR) adalah = panjang x lebar / cosines derajat kemiringan atap.

LAR = (9m + overstek kanan dan kiri 1m) x (12m + overstek depan dan belakang 1m)/ Cos 30

LAR = (10m x 13m)/ 0,866

LAR = 130m2/ 0,866 = 150,115m2 atau 150,12 m2

Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus

Berapa batang baja ringan yang dibutuhkan?

Kaso dan reng merupakan bagian penting pada jenis atap ini. Untuk menghitung kebutuhannya, berikut adalah rumus yang dapat digunakan jika tipe atap pelana digunakan.

Rumus Kebutuhan Kaso = (LAR x 4)/panjang setiap batang baja ringan = (150,12 x 4)/6 = 600,48/6 = 100,08 atau sekitar 100 batang kaso baja ringan.

Rumus Kebutuhan Reng = Jumlah kaso x jarak reng = 100 x 1,2 = 120, 096 atau sekitar 120 batang reng baja ringan.

FAQ

1. Apa Kelebihan Menggunakan Baja Ringan Atap?

Kelebihan menggunakan baja ringan atap antara lain ringan, mudah dipasang, tahan terhadap korosi, dan tahan terhadap gempa bumi.

2. Apa Fungsi Reng pada Baja Ringan Atap?

Reng pada baja ringan atap berfungsi sebagai penyangga atap yang dipasang secara horizontal. Reng biasanya dipasang dengan jarak antara 60-80 cm.

Baca Juga :  Lebih Murah Mana Atap Spandek dan Galvalum, Simak Perbedaan dan Taham Lamanya

3. Bagaimana Cara Memasang Baja Ringan Atap?

Baja ringan atap dipasang dengan cara dipaku ke atas rangka atap yang sudah disiapkan. Baja ringan atap juga dapat dipotong sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.

Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menghitung kebutuhan baja ringan atap tidaklah sulit. Yang terpenting adalah mengetahui luas atap, jumlah reng, panjang baja ringan, dan jumlah baja ringan yang dibutuhkan. Dengan menggunakan baja ringan atap, maka konstruksi atap akan lebih ringan, mudah dipasang, tahan terhadap korosi, dan tahan terhadap gempa bumi.

Cara Hitung Baja Ringan Atap Dengan Rumus