Mengenal Baja Ringan Kanal C, Canal C, Truss. Besi kanal merupakan hasil pembentukan dari material plat coil, atau sejenis baja galvalum yang berlapis krom. Proses pembuatannya melalui teknologi canggih, baik dari mesin maupun sistem komputer di dalamnya.


Adapun tahapan pembuatannya antara lain sebagai berikut: Proses pemotongan pelat besi Penekukan hingga berbentuk besi kanal yang sesuai ukuran Proses finishing berupa pendinginan Dengan proses tersebut, hasilnya bisa menciptakan besi kanal dengan bentuk yang presisi.

Memiliki kestabilan dan kekuatan yang prima, Kanal C menjadi pilihan yang menarik untuk berbagai proyek konstruksi, baik itu untuk pembangunan rumah tinggal, gedung komersial, hingga proyek industri.

Mengenal Baja Ringan Kanal C, Canal C, Truss

Istilah Kanal C sudah tidak asing lagi bagi beberapa orang yang bekerja pada dunia konstruksi. Kanal C dikenal juga dengan sebutan truss atau baja ringan yang telah menjadi solusi utama sebagai pengganti rangka kayu, menjadikannya sangat populer saat ini.

Apa Itu Kanal C dalam Konstruksi Bangunan?

Kanal C hadir dengan bentuk yang mirip seperti huruf C. Terkenal memiliki sifat yang kuat, namun tetap ringan membuat Kanal C sering digunakan sebagai konstruksi atap atau kuda-kuda baja ringan karena dapat menahan beban berat dari atap.

Tak terbatas pada penggunaan konstruksi atap, Kanal C juga terkenal multifungsi dan bisa digunakan sebagai dudukan plafon, dudukan talang air, gorden, partisi dinding, hingga dijadikan pagar.

Terbuat dari baja ringan jenis galvalume, Kanal C terdiri dari 55% aluminium, 43,5% zinc, dan 1,5% silikon pada lapisan atasnya. Kombinasi dari bahan-bahan ini membuat Kanal C dari BLKP 4x lebih tahan terhadap karat.

Bukan hanya itu lapisan aluminium zinc nya juga membuat Kanal C memiliki tahan karat minimal 10 tahun bahkan lebih di cuaca atau kondisi dengan suhu dan kelembaban yang normal.

Kegunaan Kanal C Baja Ringan

Meskipun sama-sama terbuat dari baja ringan dan terlihat punya bentuk dan sifat yang mirip. Tidak semua produk baja ringan adalah kanal C. Setidaknya, terdapat 2 fungsi utama dari kanal c yakni sebagai material partisi dan material rangka.

Baca Juga :  Inspirasi Desain Kamar Tidur 3x3 Yang Simpel dan Minimalis

Kanal C Sebagai Material Rangka

Dalam proses pembuatan rangka atap atau kuda-kuda baja ringan biasanya sangat memerlukan kanal c. Kanal C berfungsi dalam menahan beban atap, baik itu beban berat maupun beban angkat angin.

Kanal C Sebagai Material Partisi

Sesuai dengan namanya, kanal c berfungsi membentuk partisi ruangan atau pemisah antar satu ruangan ke ruangan lainnya dalam suatu konstruksi, salah satunya adalah dinding baja.

Biasanya dalam penggunaannya, Kanal C dipadupadankan dengan triplek, papan gypsum, hingga papan semen. Penggunaan kanal c sebagai partisi dianggap lebih stabil, awet, dan memiliki ketahanan yang baik dibandingkan kayu.

Beberapa produk baja ringan lainnya yang juga diperlukan untuk dalam proses pembuatan dinding baja atau partisi antara lain metal stud and track, wall angle, hollow, hingga furing.

Mengenal Baja Ringan Kanal C, Canal C, Truss

Bagaimana Canal Baja Ringan bisa mengalahkan Kayu?

Saat ini banyak orang yang sudah berbondong-bondong untuk beralih menjadikan baja ringan sebagai rangka konstruksi daripada kayu. Beberapa alasan yang mendorong penggunaan baja ringan dibandingkan kayu, antara lain:

Daya Kuat Lebih Tinggi

Kayu lebih rentan terhadap berbagai risiko kerusakan, mulai dari mudah lapuk, terkena serangan rayap, mudah retak, mudah patah, dan cenderung mudah melengkung.

Meskipun demikian, kayu memiliki sejumlah keunggulan yang signifikan. Balok kayu lebih tahan terhadap api daripada balok baja yang tidak dilindungi. Kayu tidak terbakar sampai suhu mencapai 250 derajat, sementara baja tanpa perlindungan dapat melemah pada 230 derajat. Selain itu, kayu yang tidak dilindungi dapat dengan mudah membusuk karena perubahan cuaca dan serangan rayap.

Di sisi lain, baja ringan memiliki kekuatan yang lebih tinggi dan tidak rentan terhadap masalah-masalah tersebut.  Baja ringan hampir tidak memiliki nilai muai dan susut, serta tahan terhadap perubahan cuaca dan serangan serangga. Selain itu baja ringan juga dapat didaur ulang dengan sistem yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  Tips Memilih Material Rumah yang Tahan Cuaca di Musim Hujan

Kekuatan dan ketahanannya, ditambah dengan bobot yang lebih ringan, menjadikan rumah yang menggunakan baja ringan memiliki umur yang lebih panjang.

Harga Baja Ringan Lebih Murah Dari Kayu

Meskipun kayu pernah menjadi bahan utama dalam konstruksi, saat ini produksi kayu tidak mampu mengimbangi permintaan yang terus meningkat.

Ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan kayu untuk keperluan bangunan telah menyebabkan kenaikan harga yang signifikan.

Di sisi lain, dengan penggunaan baja ringan yang semakin meluas, produksinya terus meningkat dan harga menjadi lebih stabil, bahkan lebih terjangkau daripada kayu.

Meskipun pemasangan baja ringan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja, namun hal tersebut tidak menjadi masalah, mengingat waktu pengerjaan yang lebih cepat dibandingkan dengan kayu. Dari segi ekonomi, penggunaan rangka atap baja ringan memiliki nilai investasi jangka panjang yang sama.

Mengenal Baja Ringan Kanal C, Canal C, Truss

Cara Memasang Truss Kanal C Pada Kuda-Kuda Baja Ringan atau Rangka Atap

Perlu diingat bahwa pada dasarnya baja ringan terdiri dari 2 jenis yakni kanal c (truss) dan reng. Kanal C dipasang dan dirangkai sebagai struktur rangka atap. Kemudian, reng dipasang di atas rangka atap yang berfungsi sebagai dudukan bagi atap penutup (seng atau genteng).  Cara merangkai baja ringan antara lain ialah:

Merangkai Menjadi Struktur Rangka Atap

Baja ringan dipasang untuk menahan beban struktur atap. Langkah pertama ialah merangkai menjadi struktur rangka atap. Sedangkan, truss dipasang sebagai dudukan bagi penutup seng atau genteng. Untuk itu buat kuda-kuda baja ringan terlebih dahulu.

Sambungan Bagian Atas Baja Ringan (Top Chord)

Sambungan bagian atas baja ringan merujuk pada titik di mana bagian teratas dari struktur baja ringan bertemu atau terhubung dengan elemen lain dalam konstruksi, seperti balok atau truss lainnya.

Baca Juga :  Keunggulan Atap Spandek Pasir Baja Ringan, Tahan Lama Dan Ampuh Redam Suara Hujan

Tumpukan Baja Ringan pada Dinding / Ring Balok (Pitching Point)

Tumpukan baja ringan pada dinding atau ring balok (pitching point) agar beban dari atap didistribusikan ke dinding atau balok penyangga. Penting untuk memastikan bahwa tumpukan ini dipasang dengan benar dan kuat untuk menjaga kestabilan dan keamanan struktur secara keseluruhan.

Tempatkan Skor Web sebagai Bagian Tengah dari Baja Ringan

Tempatkan skor pengaku (web) sebagai bagian tengah dari baja ringan yang menghubungkan sambungan atas dan bawah untuk memberi dukungan struktural dan membagi beban secara merata di seluruh rangka baja ringan.

Memasang Baja Ringan pada Dinding (ring balok) Menggunakan Bracket L

Memasang baja ringan pada dinding (ring balok) menggunakan bracket L, diposisikan di area pitching point. Dipasang di dinding atau ring balok menggunakan dynabolt.

Mengenal Baja Ringan Kanal C, Canal C, Truss

Memasang Reng di Kuda-Kuda Baja Ringan

Memasang reng di atas kuda-kuda baja ringan. Jarak pemasangannya disesuaikan dengan jenis atap penutup yang akan digunakan. Kuda-kuda baja ringan terpasang sempurna

Penutup

Kanal C dikenal sebagai truss atau baja ringan, telah menjelma menjadi pilihan utama dalam dunia konstruksi. Kestabilan dan daya tahan yang tinggi menjadikan baja ringan kanal c sebagai alternatif terbaik pengganti rangka kayu.