Pengertian Galvanis atau Galvalum pada Baja Ringan, Simak Keunggulan dan Contoh Produknya. Kelebihan yang dimilikinya mendukung kekeuatannya, yaitu tipis namun kuat, desain yang aman, dan sistem yang terintegrasi. Berbagai kelebihan ditambahkan pada baja ringan sehingga material ini menjadi pilihan penting untuk menggantikan peran kayu yang semakin langka dan harganya kian tinggi.

Jika orang ingin memakai baja ringan, biasanya produsen atau penjualnya akan menyebut-nyebut istilah galvanis dan galvalum. Ini adalah sebutan untuk membedakan jenis coating yang ada pada baja ringan.

Pengertian Galvanis atau Galvalum pada Baja Ringan, Simak Keunggulan dan Contoh Produknya

Galvalum merupakan sebutan untuk pelapis yang mengandung aluminium dan zinc atau sering juga disebut zincalume. Sedangkan galvanis menggunakan lapisan zinc. “Standar Internasional” mensyaratkan Alumunium Zinc minimal AZ150/AZ15, sedangkan galvanis minimal Z180/ Z18.

Perbedaan galvanis dan galvalum

Perbedaan antara galvanis dan galvalum terutama terletak pada komposisi lapisan pelindung yang digunakan dalam proses pelapisan baja. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:

Galvanis:

  1. Komposisi: Baja galvanis dilapisi dengan lapisan seng murni (zinc). Ini berarti bahwa lapisan pelindungnya terbuat sepenuhnya dari seng.
  2. Proses Pelapisan: Proses pelapisan galvanis, yang dikenal sebagai “hot-dip galvanizing,” melibatkan perendaman baja dalam cairan seng yang panas. Lapisan seng melekat pada permukaan baja saat baja ditarik keluar dari cairan.
  3. Tahan Terhadap Korosi: Baja galvanis memiliki perlindungan yang baik terhadap korosi karena seng bertindak sebagai “pengorbanan” yang melindungi baja. Bahkan jika lapisan seng tergores atau tergores, seng akan tetap melindungi baja di bawahnya.
  4. Kegunaan Umum: Baja galvanis sering digunakan dalam produk-produk seperti pipa, atap, pagar, dan struktur baja. Ini umumnya lebih murah daripada galvalum.

Galvalum:

  1. Komposisi: Baja galvalum dilapisi dengan lapisan paduan seng dan aluminium. Biasanya, lapisan ini terdiri dari 55% aluminium, 43,5% seng, dan 1,5% silikon. Ini membuat galvalum memiliki komposisi yang lebih kompleks daripada galvanis.
  2. Proses Pelapisan: Proses pelapisan galvalum, juga dikenal sebagai “hot-dip galvaluming,” mirip dengan galvanisasi. Namun, yang membedakan adalah campuran paduan seng dan aluminium yang digunakan dalam proses ini.
  3. Tahan Terhadap Korosi: Galvalum biasanya lebih tahan terhadap korosi daripada galvanis. Aluminium dalam lapisan paduan bersifat lebih tahan terhadap korosi daripada seng.
  4. Kekuatan: Galvalum sering memiliki kekuatan mekanis yang lebih baik daripada galvanis dengan ketebalan yang sama. Ini membuatnya lebih tahan terhadap benturan dan tekanan.
  5. Aplikasi Khusus: Galvalum sering digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan perlindungan korosi yang lebih kuat atau ketahanan yang lebih baik terhadap kondisi lingkungan yang keras, seperti lantai dan dinding industri, mesin, dan kendaraan bermotor.
Baca Juga :   Tips Cara Memasang Kanopi Minimalis dari Baja Ringan Double Canal C

Pemilihan antara galvanis dan galvalum tergantung pada kebutuhan aplikasi, kondisi lingkungan, dan anggaran proyek. Galvanis lebih cocok untuk aplikasi yang memerlukan perlindungan dasar terhadap korosi sementara galvalum lebih cocok untuk aplikasi yang memerlukan perlindungan yang lebih kuat atau di lingkungan yang lebih keras.

Pengertian Galvanis atau Galvalum pada Baja Ringan, Simak Keunggulan dan Contoh Produknya

Galvanis dan galvalum adalah dua metode pelapisan yang digunakan pada baja untuk melindungi mereka dari korosi. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lingkungan proyek tertentu. Berikut adalah beberapa keunggulan dari galvanis dan galvalum:

Keunggulan Galvanis:

  1. Perlindungan yang Kuat: Lapisan seng yang diterapkan dalam proses galvanisasi memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap korosi. Seng berperan sebagai “pengorbanan” yang melindungi baja, bahkan jika lapisan seng tergores, ia masih melindungi baja yang ada di bawahnya.
  2. Biaya yang Lebih Rendah: Proses galvanisasi biasanya lebih ekonomis daripada galvalum, yang membuatnya menjadi pilihan yang lebih terjangkau dalam banyak aplikasi.
  3. Lama Bertahan: Lapisan galvanis dapat bertahan lama, dan banyak produk baja yang telah digalvanisasi memiliki masa pakai yang panjang.
  4. Perawatan yang Mudah: Baja yang telah digalvanisasi memerlukan perawatan minimal. Ini membuatnya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan perawatan yang rendah.
Baca Juga :   Harga Coil Spandek Maret 2024 Terbaru, Simak Perbandingan Galvalume, Spandek dan Alderon RS Trimdeck

Keunggulan Galvalum:

  1. Kekuatan Korosi yang Lebih Baik: Galvalum, yang terbuat dari campuran paduan seng dan aluminium, biasanya lebih tahan terhadap korosi daripada galvanisasi konvensional. Ini menjadikannya pilihan yang lebih baik dalam lingkungan yang sangat korosif.
  2. Kestabilan Warna yang Lebih Baik: Produk galvalum cenderung mempertahankan warna dan kilauan yang lebih baik daripada galvanisasi, yang bisa berubah warna seiring waktu.
  3. Bobot yang Lebih Ringan: Galvalum biasanya lebih ringan daripada galvanisasi dengan ketebalan yang sama, yang dapat mengurangi beban pada struktur dan membuatnya lebih mudah diangkut dan dipasang.
  4. Tahan terhadap Suhu Tinggi: Galvalum cenderung lebih tahan terhadap suhu tinggi daripada galvanisasi, sehingga cocok untuk aplikasi di mana suhu tinggi adalah faktor penting.
  5. Lapisan yang Tipis: Lapisan galvalum umumnya lebih tipis daripada galvanisasi, yang dapat menghasilkan tampilan yang lebih halus dan lebih estetis pada produk akhir.

Pemilihan antara galvanis dan galvalum akan tergantung pada sejumlah faktor, termasuk lingkungan proyek, kebutuhan perlindungan terhadap korosi, anggaran, dan pertimbangan estetika. Konsultasikan dengan seorang profesional konstruksi atau insinyur sipil untuk menentukan metode pelapisan yang paling cocok untuk proyek Anda.

Pengertian Galvanis atau Galvalum pada Baja Ringan, Simak Keunggulan dan Contoh Produknya

Ada banyak produk yang dapat dibuat menggunakan metode pelapisan galvanis dan galvalum karena keduanya digunakan untuk melindungi baja dari korosi. Berikut adalah beberapa contoh produk yang umumnya menggunakan galvanis atau galvalum:

Produk Galvanis:

  1. Pipa Baja Galvanis: Pipa baja yang digalvanisasi digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk instalasi saluran air, sistem perpipaan, dan konstruksi pagar.
  2. Lembaran Atap Galvanis: Lembaran baja yang digalvanisasi digunakan sebagai bahan atap dalam konstruksi rumah, gudang, dan bangunan komersial. Ini tahan terhadap cuaca dan korosi.
  3. Railing dan Pagar Galvanis: Pagar dan railing yang digalvanisasi sering digunakan di balkon, tangga, dan area lainnya yang membutuhkan perlindungan dari elemen-elemen lingkungan.
  4. Tiang Lampu Galvanis: Tiang lampu jalan dan tiang pencahayaan umumnya digalvanisasi untuk melindungi mereka dari korosi dan cuaca.
  5. Rangka Baja Galvanis: Rangka baja yang digalvanisasi digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, seperti rangka atap, dinding, dan struktur bangunan lainnya.
Baca Juga :   Inilah Penemu Fondasi Cakar Ayam

Produk Galvalum:

  1. Lembaran Atap Galvalum: Lembaran atap galvalum adalah alternatif yang lebih tahan korosi daripada lembaran atap galvanis. Ini sering digunakan dalam konstruksi bangunan komersial dan industri.
  2. Pipa Baja Galvalum: Pipa baja galvalum memiliki daya tahan yang baik terhadap korosi dan digunakan dalam sistem perpipaan untuk air, gas, dan berbagai zat lainnya.
  3. Panel Dinding Galvalum: Panel dinding galvalum digunakan untuk dinding interior dan eksterior, terutama dalam bangunan industri dan komersial.
  4. Komponen Otomotif: Komponen otomotif seperti bodi kendaraan, knalpot, dan bagian-bagian lainnya yang tahan korosi sering menggunakan pelapisan galvalum.
  5. Alat Rumah Tangga: Beberapa produk rumah tangga seperti galvalum digunakan untuk perlindungan lapisan dalam oven, mesin cuci, atau lemari es.
  6. Lembaran Pintu dan Jendela: Bahan galvalum dapat digunakan untuk membuat pintu dan jendela yang tahan terhadap cuaca dan korosi.

Produk-produk ini mencerminkan beragam penggunaan dan manfaat galvanis dan galvalum dalam berbagai industri dan aplikasi konstruksi. Produk-produk tersebut memiliki karakteristik perlindungan yang kuat terhadap korosi dan umumnya memiliki masa pakai yang lama.

Pengertian Galvanis atau Galvalum pada Baja Ringan, Simak Keunggulan dan Contoh Produknya

Semoga bermanfaat!