Tips Peredam Panas Atap Seng yang Ampuh, Pakai ini Bikin Hunian Terasa Sejuk. Buktikan!. Seng merupakan alternatif material penutup atap pada bangunan seperti gudang atau pabrik. Sayangnya, material yang satu ini dapat membuat ruangan terasa panas sehingga membuatmu merasa tidak nyaman di hunian.

Rumah menggunakan atap seng memang murah, tetapi biasanya area dalam rumah memiliki suhu yang tinggi. Oleh sebab itu, pastikan kamu memasang peredam panas atap seng berikut ini di rumah, ya!!

Tips Peredam Panas Atap Seng yang Ampuh, Pakai ini Bikin Hunian Terasa Sejuk. Buktikan!

Namun, seiring waktu, seng mulai menjadi pilihan untuk atap di rumah karena harganya yang terbilang murah. Apabila ini terjadi, sebenarnya kita tidak harus langsung mengganti atap, kok.

Atap seng adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran seng atau baja berlapis seng. Ini adalah salah satu tipe atap yang umum digunakan dalam konstruksi bangunan karena seng memiliki beberapa keunggulan, seperti daya tahan terhadap korosi dan cuaca ekstrem, serta kekuatan struktural yang baik. Berikut adalah beberapa informasi tambahan tentang atap seng:

Keunggulan Atap Seng:

  1. Tahan Korosi: Seng memiliki daya tahan yang baik terhadap korosi, yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam kondisi cuaca yang keras.
  2. Ringan: Atap seng relatif ringan, yang membuatnya mudah dipasang di berbagai jenis struktur tanpa memerlukan struktur pendukung yang sangat kuat.
  3. Daya Tahan Cuaca Ekstrem: Atap seng dapat menahan hujan, angin kencang, panas matahari, salju, dan cuaca ekstrem lainnya dengan baik.
  4. Biaya Terjangkau: Seng adalah pilihan atap yang relatif terjangkau dibandingkan dengan beberapa jenis atap lainnya, seperti genteng keramik atau beton.
  5. Tampilan Estetis: Atap seng memiliki tampilan yang bersih dan modern, yang dapat memberikan penampilan estetika yang menarik pada bangunan.

Cara Memasang Atap Seng:

Pemasangan atap seng melibatkan beberapa langkah dasar, meskipun prosesnya bisa sedikit berbeda tergantung pada jenis seng yang digunakan dan desain bangunan. Berikut adalah langkah-langkah umumnya:

  1. Persiapan: Pastikan rangka atap dalam kondisi baik dan rata. Bersihkan area di mana atap akan dipasang dari debu, kotoran, atau material lain yang dapat mengganggu pemasangan.
  2. Pemasangan Pelat Penjepit: Pasang pelat penjepit di sepanjang tepi atap dan juga di sepanjang tepi bagian bawah atap. Ini akan membantu menjaga atap tetap aman dan mencegah masuknya air hujan.
  3. Pasang Atap Seng: Letakkan lembaran atap seng di atas rangka atap dan kencangkan dengan sekrup atau paku atap khusus. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pemasangan yang diberikan oleh produsen seng Anda.
  4. Overlap: Lembaran atap seng harus saling tumpang tindih untuk mencegah air hujan masuk. Tumpang tindih biasanya sekitar 5-10 cm, tergantung pada desain seng dan kondisi cuaca di wilayah Anda.
  5. Pemasangan Penutup Pinggir: Pasang penutup pinggir atau trim di sepanjang tepi atap untuk memberikan tampilan yang rapi dan melindungi tepi atap dari elemen.
  6. Pemeriksaan Akhir: Setelah semua lembaran atap terpasang, periksa kembali untuk memastikan semuanya aman dan sesuai dengan spesifikasi. Periksa juga apakah ada kebocoran atau kerusakan yang perlu diperbaiki.
Baca Juga :   Tips Cara Mengecat Baja Ringan Supaya Tidak Korosi

Sebelum Anda memutuskan untuk memasang atap seng, penting untuk berkonsultasi dengan profesional konstruksi atau tukang bangunan yang berpengalaman dalam pemasangan atap seng. Mereka dapat memberikan panduan yang lebih rinci dan menyesuaikan proses pemasangan sesuai dengan proyek Anda.

Tips Peredam Panas Atap Seng yang Ampuh, Pakai ini Bikin Hunian Terasa Sejuk. Buktikan!

Cukup pasang peredam panas atap seng berikut ini untuk menahan sinar matahari agar tidak sepenuhnya masuk ke bangunan!

1. Aluminium Foil

Aluminium foil sudah tidak asing lagi, karena kerap digunakan sebagai pembungkus makanan. Peredam panas yang satu ini adalah material peredam panas sederhana yang efektif untuk atap seng.

Pasalnya, aluminium foil sangat tahan terhadap suhu panas. Bahkan, material ini mampu menghalau sinar UV dari matahari yang dapat memengaruhi suhu di dalam ruangan rumah.

Aluminium foil merupakan pelapis yang ideal yang berfungsi sebagai penahan radiasi matahari. Sifat material ini tidak menyerap panas, tetapi dapat memantulkan panas, sehingga merupakan pilihan terbaik untuk mengantisipasi panas dari atap seng.

2. Bubble Foil

Peredam panas selanjutnya adalah bubble foil. Sebenarnya, material yang satu ini merupakan modifikasi dari aluminum foil.

Namun, meski hasil modifikasi, bubble foil mampu menahan panas sehingga membuat bagian dalam rumah terasa lebih sejuk. Selain itu, penggunaan bubble foil aman untuk kesehatan karena tidak mengandung senyawa yang berbahaya bagi manusia.

3. Expanded Polystyrene System

Expanded Polystyrene System atau EPS adalah salah satu peredam panas sederhana yang bisa menjadi pilihan. Panel peredam ini terbuat dari bahan plastik dengan struktur butiran yang berisi udara dengan kerapatan yang rendah.

Baca Juga :   Harga Talang Galvalum Terbaru Juni 2024 Semua Ukuran Lengkap

Hal ini membuat styrofoam mampu menahan panas pada atap seng. Panel styrofoam sendiri memang sudah lama masyarakat gunakan untuk mengisolasi thermal pada atap seng.

Material ini kabarnya sangat efektif untuk meredam panas pada bangunan. Bahkan panel styrofoam ini sudah teruji kemampuannya menggunakan lampu sorot sebagai sumber panas pengganti sinar matahari pada jarak tertentu.

4. Atap Polyester

Atap polyester adalah peredam panas yang cukup banyak masyarakat Indonesia gunakan. Hal ini karena kemampuannya yang dapat menyerap panas sehingga bagian di dalam rumah memiliki suhu yang lebih adem.

Material ini dapat menahan hawa panas sehingga rumah lebih sejuk meski tanpa penggunaan Air Conditioner (AC). Tidak hanya untuk rumah, polyester menjadi bahan peredam panas di gedung-gedung bertingkat dan beberapa fasilitas umum lainnya.

5. Polyurethane Foam

Polyurethane foam adalah material yang memiliki bentuk seperti foam tetapi agak padat. Material ini konon tahan terhadap berbagai cuaca termasuk kemarau karena mampu menahan panas dengan sangat baik.

Polyurethane foam ini memiliki tekstur cair yang agak padat sehingga mampu menyerap panas dengan lebih efektif. Bahkan material ini tidak mudah rusak sehingga sangat awet dan tahan lama.

Tips Peredam Panas Atap Seng yang Ampuh, Pakai ini Bikin Hunian Terasa Sejuk. Buktikan!

Tidak hanya itu, jenis peredam panas ini tidak hanya cocok untuk atap seng, melainkan juga bisa digunakan pada jenis atap lain seperti beton, kayu, asbes, genteng, dan metal.

Cara Merawat Atap Seng

Merawat atap seng dengan baik adalah kunci untuk memastikan atap tetap berfungsi dengan baik dan memiliki umur pakai yang lebih lama. Berikut beberapa tips untuk merawat atap seng:

  1. Pembersihan Berkala: Atap seng perlu dibersihkan secara berkala untuk menghilangkan debu, kotoran, daun, dan berbagai jenis debris lainnya yang dapat menumpuk di atasnya. Anda dapat membersihkannya dengan sapu, alat semprot air tekanan rendah, atau bahkan menyewa jasa pembersihan atap profesional.
  2. Pemeriksaan Rutin: Lakukan pemeriksaan rutin pada atap seng untuk memeriksa apakah ada kerusakan, goresan, atau korosi. Periksa juga penjepit, sekrup, atau paku yang mungkin longgar atau aus.
  3. Penggantian Sekrup atau Paku: Jika Anda menemukan sekrup atau paku yang longgar atau aus, segera ganti dengan yang baru. Pastikan mereka terpasang dengan benar untuk mencegah kebocoran atau kerusakan lebih lanjut.
  4. Penanganan Karat: Jika Anda menemukan tanda-tanda korosi atau karat pada atap seng, bersihkan dengan sikat kawat atau amplas khusus. Setelah membersihkan, Anda dapat mengolesi area tersebut dengan cat tahan karat untuk melindungi seng dari kerusakan lebih lanjut.
  5. Perbaikan Secepatnya: Jika Anda menemukan kerusakan serius pada atap seng, seperti lubang atau retakan, segera lakukan perbaikan. Anda dapat menggunakan perbaikan seng yang sesuai atau memanggil profesional untuk melakukan perbaikan.
  6. Pentingnya Cat: Jika atap seng Anda dilapisi dengan cat berpantulan panas, pertahankan lapisan cat ini dengan baik. Ini membantu melindungi atap dari sinar UV dan memantulkan panas.
  7. Pencegahan Lumut dan Jamur: Atap seng yang teduh dan lembap dapat menjadi tempat yang cocok untuk pertumbuhan lumut atau jamur. Gunakan larutan pembersih yang sesuai dan sikat lembut untuk membersihkan area ini jika diperlukan.
  8. Pertimbangkan Lapisan Perlindungan: Pertimbangkan untuk menambahkan lapisan perlindungan tambahan seperti pelapis anti karat atau pelapis tahan cuaca untuk meningkatkan umur atap seng.
  9. Hindari Beban Berat: Jangan biarkan beban berat menumpuk di atas atap seng, seperti salju yang sangat tebal atau peralatan berat yang disimpan di atasnya. Beban berat dapat merusak atau bahkan membuat atap seng bocor.
  10. Pentingnya Ventilasi: Pastikan ada sirkulasi udara yang baik di bawah atap seng. Ventilasi yang baik membantu mengurangi kelembaban di bawah atap dan memperpanjang umur atap seng.
Baca Juga :   Importir Coil Galvanis Indonesia

Ingatlah bahwa perawatan yang baik dan pencegahan adalah kunci untuk menjaga atap seng tetap awet dan berfungsi dengan baik. Jika Anda memiliki keraguan atau perlu bantuan, pertimbangkan untuk menghubungi seorang profesional atap yang berpengalaman untuk melakukan perawatan atau perbaikan yang diperlukan.

Tips Peredam Panas Atap Seng yang Ampuh, Pakai ini Bikin Hunian Terasa Sejuk. Buktikan!

Semoga bermanfaat 🙂